PEMKAB TEGAL TERAPKAN DIGITALISASI PENDIDKAN DITENGAH PANDEMI CORONA

PEMKAB TEGAL TERAPKAN DIGITALISASI PENDIDKAN  DITENGAH PANDEMI CORONA

Diposting pada 20 May 2020, 11:33 Oleh EW


Slawi- Pemkab Tegal melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  gelar Pers Conference terkait tata cara ppenyelenggaraan pendidikan dtengah wabah Viirus Covid 19  Selasa 19 Mei 2020 pukul 09.30 wib di Posko Gugus Tugas Kabupaten Tegal Jln. dr. Soetomo nomor 1 Slawi.

Konferensi Pers diselenggarakan secara Live streaming dan dihadiri oleh Bupati Tegal Umi Azizah, Wakil Bupati Sabililah Ardie, Kadis Dikpora H Wasari,  Kadis Kominfo dan Pejabat Struktural diskominfo serta Awak media baik  Cetak maupun online.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal H. Wasari menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan, Dinas pendidikan dan Kebudayaan  juga meakukan upaya pencegahanam pandemi Covid 19 . melakukan Ikhtiar maksimal dari regulasi –regulasi yang ada baik dalam bentuk surat edaran, instruksi, ataupun bentuk regulasi yang lain dari tingkat kementerian , tingkat Gubernur kemudian tingkat Kabupaten serta tingkat internal dinas itu sendiri. Sementara Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan  adalah WFH/work From Home bagi para peserta didik karena mereka harus belajar dari rumah .

Sambung H. Wassari telah menegaskan pada para guru ASN dan Kepala Sekolah bahwa WFH itu bukanlah libur tapi tetap bekerja dan belajar dari rumah, ini diakukan dalam upaya pencegahan dan penanganan Pandemi Wabah Virus Corona. Walaupun suasana seperti itu dianggap tidak normal  dalam arti mereka bekerja dan beajar dirumah tetapi upaya tetap harus dilaksankan,  dan proses belajar mengajar ditengah pandemi Covid-19 ini Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal melaksankan proses pembelajaran secara Daring namun karena banyaknya keterbatsan yang ada maka masih diberikan kesempatan untuk cara Touring bukan hanya dalam jaringan tetapi diluar jaringanpun akan diaksankan menginap, jaringan dikapubaten Tegal masih ada beberapa desa yang jaringanya belum maksimal seperti desa Sawangan kecamtan Bumijawa, desa Dukuh Malangsari , Dukuh Telaga Jaya Kecamatan Jatinegara semua jaringan diilayah itu lemah maka proses pembeajaran di iwilayah yang jaringanya lemah secara Touring.

Ia menmbahkan terhadap peserta didik yang mungkin memiiki keterbatasan sarana seperti HP, maka diberi tugas lainya, mereka akan melaksankan pembelajaran menggunakan secara Touring , sehingga tugas-tugas yang dilaksanakan oleh peserta didik ini mungkin bisa diantarkan oleh guru, klo tidak memungkinkan juga bisa diambil oleh murid itu sendiri, jadi kita tetap menghindari perkumpulan masa dalam proses pembelajaran. Termasuk dalam pelaksanaan Ujian , dan ujian jelas sudah ditiadakan, menurut surat edaran Mendikbud nomor 4 tahun 2o2o secara Tegas ujian khusus SD menggunakan nilai semester 1,2, klas IV , nilai semester1, 1,2 Klas V dan nilai semester 1 Klas VI. Kemudian untuk ujian SMP nilai Ujian diambil dari niai semester   1, 2 di Klas VII, 1.2 diklas VIII dan Semester 1 di Klas IX. Termasuk dalam pelaksanaan PPDP menggunakan aplikasi online yang terintegrasi dengan sekolah-sekolah yang ada dikabupaten Tegal. Jadi anak mendaftar melalui online dan hanya bisa mendaftar 1 sekolah saja,karena klo hari esoknya ternya anak tidak mungkin bisa masuk maka akan otomatis akan keluar dari sekolah itu dan akan masuk secara otomatis kesekoah lain. Aplikasi ini dibuat menghindari kemungkinan ada sekolah yang dirugikan. Seperti anak mendaftar di tiga tempat ternyata diterima semuanya ditiga tempat tersebut,padahal nanti daftar ulanganya hanya akan mengambil 1 sekolah maka sekolah yang lain dirugikan, ini kita hindari dengan proses PPDP secara onine, termasuk nilai Ijasah ini juga online semua peserta didik bisa mengunduh dengan Barcot dan akan menjamin tingkat keaslian nilai ijasah . ujarnya.

Kemudian Bupati Tegal Umi Azizah memberikan tanggapan terkait proses pembeajaran bahwa kita harus tetap melakukan upaya pencegahan pandemi Covid 19 sebagimana telah kita ketahui Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) menyatakan bahwa pandemi Covid 19 tidak akan segera berakhir cepat, bahkan tetap ada ditengah-ditengah masyarakat sehingga mulai saat sekarang ini dan kedepan kita akan menetapkan tata kehidupan baru, hikmahnya saat ini kita berlatih dengan tananan kehidupan baru dengan Penerapan pelaksanaan Protokol Kesehatan dan harus dibiasakan menggunakan Masker ketika diuar rumah, selalu menjaga jarak, sering-seringlah cuci tangan pakai sabun dan Bagaimana Produktifitas masyarakat khusunya dibidang pendidikan juga harus tetap berjalan. Hal-ha iniah yang merupakan Ikhtiar kita agar upaya percepatan dan penanganan Covid 19 cepat berakhir diKabupaten Tegal. Tegasnya ( Diskomifo kab.Tegal/Ew).


Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati & Wakil Bupati Tegal
RLPPD Kabupaten Tegal 2019
Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2020


Penutupan dan Penganugerahan Festival Film Tegal 2019 (7 Desember 2019)

Link Pemerintahan


Link Lainnya