MUI KABUPATEN TEGAL GELAR PERS CONFERENCE TERKAIT SHOLAT IDUL FITRI 1441 H DITENGAH PANDEMI CORONA.

MUI KABUPATEN TEGAL GELAR PERS CONFERENCE  TERKAIT SHOLAT IDUL FITRI 1441 H DITENGAH PANDEMI CORONA.

Diposting pada 20 May 2020, 11:32 Oleh EW


Slawi- MUI ( Majelis Uama Indonesia ) Kabupaten Tegal gelar Pers Conference terkait tata cara Sholat Idul Fitri 1441 Hijriah Selasa 19 Mei 2020 pukul 08.30 wib di Posko Gugus Tugas Kabupaten Tegal Jln. dr. Soetomo nomor 1 Slawi.

Konferensi Pers diselenggarakan secara Live streaming dan dihadiri oleh Bupati Tegal Umi Azizah, Wakil Bupati Sabililah Ardie, Kadis Dikpora H Wasari,  Kadis Kominfo Dessy Arifianto S.Sos.MT dan Pengurus MUI KH. Tri Jazuli, Komisi Fatwa MUI KH Bachruri dan Pejabat Struktural diskominfo serta Awak media baik  Cetak maupun online.

Sholat Idul Fitri tahun 2020 ini di Kabupaten Tegal dipastikan akan dilaksanakan dalam suasana yang berbeda dengan tahun –tahun sebelumnya. Jika di tahun-tahun sebelumnya Sholat Idul Fitri bisa dilakukan dilapangan atau di masjid, tahun ini bisa dilakukan bisa tidak, sebab saat ini di wilayah  Kabupaten Tegal sedang menghadapi pandemi wabah Virus Corona.

Dalam kesempatan itu KH, Tri JazuiI selaku anggota  MUI Kabupaten Tegal menyampaikan Fatwa MUI pusat nomor 28 Tahun 2020 tentang panduan Kaifat ( tata cara ) Takbir dan Sholat Idul Ftri di tengah mewabahnya Virus Corona dimana dalam Fatwa tersebut mengatur mengenai ketentuan Sholat Idul fitri  atau Sholat Id dirumah.

Mengantisipasi hal itu MUI Kabupaten Tegal memberikan penjelasan  secara detail terkait fatwa MUI pusat, Fatwa MUI Provinsi  Jawa Tengah tentang panduan Sholat Idul Fitri yang dilaksanakan dirumah, pada prinsipnya kita manusia adalah mahluk lemah terutama dalam menghadapi musibah Pandemi Virus Corona oleh karena kita harus melakukan upaya pencegahan jangan pasrah diri dan kita jangan sombong dalam menghadapi Pandemi Virus Corona. Kemudian Kita diharapkan tawakal itu harus jdi piihan dan harus Ikhtiar dan jangan pasrah diri, intinya kita harus bisa menhadapi perbedaan yang ada terkait implementasi Fatwa MUI pusat bahkan Fata MUI Provinsi  lebih ketat untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri dirumah. Tpi Fatwa MUI pusat membolehkan sholat Id tahun ini berjamaah dimasjid atau dimusholah tapi dengan Zonasi.

KH. Tri Jazuii mengajak umat islam dikabupaten Tegal untuk mengkompromikan beberapa pendapat yang berbeda dan kita harus menghormati perbedaan itu. Yang harus jadi sikap kita adalah Ikhtiar kemudian Tawakal dalam menentukan sikap kita selaku pimpinan ,karena fungsi kita selaku pimpinan adalah pelayanan, masyrakat yang berbeda pandangan dalam pelaksanaan Sholat id yang berjamaah dilapangan atau dimasjid dan yang berpendapat lebih aman sholat Id berjamaah dirumah semuanya itu harus terjawab. Ujarnya

Sambung KH. Tri Jazuli untuk bisa menjawabnya demi menjaga  keamanan dari penularan Covid 19 maka harus ada kesepakan antara NU, Muhamadiyah dan Pemkab Tegal yang berdasarkan situasi dan kondisi Zonasi klo mau sholat id berjamaah dirumah itu harus dipastikan bahwa itu pelaksanaan yang paling aman. karena menghindari musibah itu lebih baik dari melakukan seribu kebaikan. Dan jangan menjerumuskan diri dari ancaman maut yabg ada didepan kita.

Dia menambahkan apabia di zona yang aman tentu bisa dilaksankan Sholat Id berjamaah dimasjid atau dimusholah bahkan dilapangan tpi harapanya titik kumpul itu harus ditekan jumlahnya agar jangan sampai berdesakan dan harus dengan protokol kesehatan. Terangnya.

Kemudian Bupati Tegal Umi Azizah memberikan tanggapan bahwa kita harus tetap melakukan upaya pencegahan pandemi Covid 19 sebagimana telah kita ketahui Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) menyatakan bahwa pandemi Covid 19 tidak akan segera berakhir cepat, bahkan tetap ada ditengah-ditengah masyarakat sehingga mulai saat sekarang ini dan kedepan kita akan menetapkan tata kehidupan baru, hikmahnya saat ini kita berlatih dengan tananan kehidupan baru dengan Penerapan pelaksanaan Protokol Kesehatan dan harus dibiasakan menggunakan Masker ketika diuar rumah, selalu menjaga jarak, sering-seringlah cuci tangan pakai sabun dan Bagaimana Produktifitas ekonomi masyarakat juga harus tetap berjalan. Hal-ha iniah yang merupakan Ikhtiar kita agar upaya percepatan dan penanganan Covid 19 cepat berakhir diKabupaten Tegal. Tegasnya ( Diskomifo kab.Tegal/Ew).

 


Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati & Wakil Bupati Tegal
RLPPD Kabupaten Tegal 2019
Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2020


Penutupan dan Penganugerahan Festival Film Tegal 2019 (7 Desember 2019)

Link Pemerintahan


Link Lainnya