WASPADA TAWON

WASPADA TAWON

Diposting pada 12 December 2019, 11:01 Oleh Fitri Angraeni - PHL pada DISKOMINFO Kab. Tegal



Mengintip dari berita yang sempat diexpose oleh radar tegal mengenai pembasmian tawon di beberapa wilayah di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, sekitar 19 sarang Tawon telah dimusnahkan oleh Pemadam Kebakaran dan yang diketahui ada  jenis tawon yang mematikan yaitu tawon endas atau dikenal juga sebagai jenis tawon vespa affinis disalah satu rumah warga.  Tawon ini juga sudah menyerang beberapa warga sampai mengakibatkan salah satu korban trauma, sehingga adanya sarang tawon sekarang menjadi hal yang ditakuti oleh warga.


Di tahun 2017 serangan tawon juga menjadi trauma bagi warga Indonesia khususnya daerah Klaten Jawa Tengah, ada dua orang tewas setelah tersengat tawon sampai Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) datang ke Klaten dan menyebutkan kasus tawon di Klaten ini merupakan yang terbesar yang pernah terjadi di Indonesia. Akan tetapi tidak semua spesies tawon atau lebah berbahaya, ada juga spesies dari mereka yang menguntungkan dan memberikan manfaat bagi manusia, maka dari itu kita perlu mengetahui informasi lebih mengenai tawon dan lebah, yang perlu kita ketahui terlebih dahulu adalah seperti apa itu tawon dan lebah, karna sejatinya tawon dan lebah merupakan spesies yang berbeda, mungkin dilihat sekilas mirip karena cara mereka sama – sama menyengat, sama – sama terbang, dan sama – sama termasuk kedalam jenis hewan Ordo Hymenoptera ( serangga bersayap selaput), namun mereka memiliki perbedaan yang jelas.


Perbedaan Tawon dan Lebah dilihat dari bentuk tubuhnya, lebah memiliki perut atau tubuh yang lebih bulat yang digunakan untuk mengumpulkan serbuk sari pada bunga sedangkan tawon berbentuk silinder, dan dilihat dari cara menyengat, seekor lebah hanya akan menyengat sebagai upaya perlindugan kemudian lebah akan mati karena hanya dapat menyengat satu kali sedangkan tawon memiliki sengatan yang mulus sehingga dapat berkali – kali menyengat, kemudian dari jumlah populasi dalam satu koloni, tawon memiliki lebih banyak populasi dibanding dengan lebah yang lebih sedikit bahkan ada jenis lebah penyendiri.


Kemudian bagaimana dengan jenis hewan yang meresahkan warga kali ini?? Kita sudah mengetahui dari contoh berita di atas bahwa Vespa Affinis adalah salah satu jenis spesies tawon yang berbahaya, bagaimana kita mengetahui jenis tawon tersebut, bagaimana kita mengatasinya?? berikut penjelasan lebih lanjut mengenai Tawon Vespa Affinis.


1.      Fisik


Tawon jenis Vespa Affinis ini memiliki belang berwarna kuning atau orange pada bagian perutnya dan ujung dari perutnya berbentuk lancip yang merupakan senjata sengatannya, tawon ini memiliki kepala yang hitam pekat, dan sarangnya berbentuk lonjong dengan corak garis dan memiliki gumpalan tanah liat.


2.      Sengatan


Seperti berita – berita yang sudah kita dengar, sengatan Tawon Vespa Affinis ini sangat berbahaya, Sengatannya dapat menjadi venom ( racun ) mematikan bagi manusia, meskipun begitu hanya tawon betina yang dapat menyengat sedangkan tawon jantan akan mati setelah kawin dengan ratu tawon.


Tawon Vespa bersifat sangat agresif jika dalam posisi terganggu, dan ia memiliki feromon yang berfungsi sebagai peringatan bahaya bagi tawon-tawon lainnya. Feromon yang dikeluarkan tawon Vespa saat sengatan pertama memicu tawon-tawon lain ikut menyerang. Sengatan bersama-sama inilah yang berbahaya bagi manusia karena bisa menimbulkan anafilaksis atau reaksi alergi berat. Apabila terkena sengatan dari tawon ini, harus segera melakukan penanganan yang tepat, seperti mengkompres dengan air dingin, menutup luka atau menggunakan krim losion kalamin, akan tetapi lebih baik untuk di periksakan kedokter supaya mendapat penanganan yang lebih tepat.


3.      Berkembang Biak


Tawon Jenis ini berkembang biak dengan cara bertelur, dalam koloni nya tawon memiliki satu tawon betina yang disebut juga ratu tawon. Ratu tawon adalah tawon pertama yang kawin dengan tawon jantan kemudian melahirkan tawon – tawon pekerja yang bertugas mengumpulkan makanan, membuat sarang dan merawat larva. Biasanya beberapa jenis tawon akan mati pada musim dingin akan tetapi kemungkinan tawon jenis ini masih berkembang biak meski pada musim penghujan sekalipun


4.      Habitat


Tawon jenis Vespa affinis ini hidup di wilayah subtropis Asia antara lain Hongkong, Taiwan, Sri Lanka, Burma, Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia. Tawon Vespa merupakan pemangsa larva yang dapat ditemukan dengan mudah di berbagai tempat Umum seperti di hutan, lahan pertanian, dan  kawasan permukiman.


Karna habitatnya yang sangat mudah ditemukan dimana – mana, hal ini yang membuat kita patut untuk mewaspadainya, untuk itu kita perlu melakukan upaya pencegahan berkembang biaknya tawon jenis ini dengan beberapa cara seperti mengontrol keadaan lingkungan, apabila ditemukan sarang tawon yang masih kecil kita dapat menyemprotkan pestisida atau obat pembasmi serangga lainnya, namun apabila sarangnya sudah besar kita perlu melaporkan kepada petugas Pemadam kebakaran, kemudian menjaga kebersihan rumah dan lingkungan supaya tidak menjadi sarang hewan – hewan berbahaya seperti halnya tawon.


Disamping itu seharusnya ada sosialisasi yang diberikan kepada petugas mengenai tatacara membasmi sarang tawon sesuai dengan K3LH yang berlaku, kemudian memberikan informasi tentang pencegahan awal mengenai pembasmian sarang tawon dan penanganan awal ketika terkena sengatan tawon kepada masyarakat, sehingga mengurangi tingkat bahaya dilingkungan masyarakat.



Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati & Wakil Bupati Tegal
ILPPD Kab Tegal


Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2020


Penutupan dan Penganugerahan Festival Film Tegal 2019 (7 Desember 2019)

Link Pemerintahan


Link Lainnya