WARUNG TETANGGA "SEDULURE DEWEK"

WARUNG TETANGGA

Diposting pada 31 December 2018, 09:24 Oleh Muhamad Khafsin Operator Base Data SosialL / THL Dinas Sosial


Masyarakat di era Modern saat ini tentunya sudah tidak asing dengan Swalayan, Mini Market, Mall, atau Pusat perbelanjaan Modern, tentunya karna gengsi atau Diskon yang menggiurkan untuk masyarakat, Masyarakat yang berbelanja di Pusat Perbelanjaan Modern secara tidak langsung ingin di pandang "WAAAAH" ( Orang Punya / Kaya ).

Padahal dengan berbelanja di Pusat Perbelanjaan Modern biasanya kita membeli barang - barang yang tidak kita butuhkan, Kenapa ???

Konsumen yang berbelanja di pusat perbelanjaan Modern sering kali melupakan apa yang akan di beli yang tadinya sudah direncanakan dari rumah. Mereka cenderung "TERGIUR" dengan iklan atau Diskon yang terpampang di Toko tersebut.

Contohnya : Dari rumah kita merencanakan membeli kebutuhan pokok tetapi sesampainya di Toko Modern dan melihat iklan yang terpampang atau Diskon maka perhatian kita akan teralihkan dari rencana sebelumnya. Yang tadinya akan membeli kebutuhan pokok berubah menjadi kebutuhan yang tidak terlalu penting, misalnya akan membeli beras karena melihat harga kosmetik dengan diskon yang besar lebih memilih Kosmetik, dan masih banyak contoh yang lainnya.

Apakah Konsumen tahu Siapa Pemilik Toko tersebut, apakah ada Interaksi Sosial yang terjadi disaat kita berbelanja di swalayan atau sejeninya.

Jawabanya "TIDAK"

Alasannya ???

Coba kita ingat - ingat disaat kita berbelanja di Swalayan atau sejenisnya, kita tidak bertemu dengan "PENJUAL" melainkan "PELAYAN" Yang hanya melayani pembeli dengan bahasa / prosedur yang sudah di tentukan. Sama sekali tidak ada interaksi sosial. Bahkan penghargaan yang kita dapatkan hanya dengan sebuah Kartu Pelanggan.

Sangat berbeda disaat Kita Berbelanja di Warung Tetangga, Kita akan secara Langsung bertatap muka dengan "PENJUAL" bukan "PELAYAN" selain berbelanja kita bisa tawar menawar, atau "OBROLAN", mengangkat perekonomian mereka, "KEUNTUNGAN" yang penjual dapatkan akan lebih bermanfaat bagi keluarganya.Untuk biaya hidup, biaya sekolah anak-anaknya, dan masih banyak manfaatnya untuk penjual.

Manfaat untuk kita sebagai pembeli, menyambung silaturahmi dengan tetangga, Sumbangsih terhadap perekonomian Masyarakat, memutar Ekonomi Lokal, Mensejahterakan Masyarakat, serta mendorong kreatifitas Masyarakat.

Jadi berfikir dan pertimbangkanlah sebelum berbelanja !!!

Berbelanjalah di Warung Tetangga atau pasar tradisional, banyak manfaat yang di dapatkan, baik "PENJUAL" atau "PEMBELI" Jangan membuang waktu berbelanja di Toko Modern atau sejenisnya, hanya untuk membeli kebutuhan Pokok, Warung Tetangga jauh lebih dekat dan mungkin harganya sama, lebih manusiawi, mengankat hargat martabat masyarakat dan yang terpenting ada nilai silaturahmi dengan tetangga. Yang setiap saat ada di saat kita membutuhkan bantuan atau pun pertolongan.

BERBELANJA DI WARUNG TETANGGA LEBIH ,LEBIH, DAN LEBIH.....


Tag:
ILPPD Kab Tegal


Streaming KABUKU Edisi 117 : Peluang dan Kemudahan Investasi di Kabupaten Tegal (15-07-2019)
Calon Haji Kab. Tegal



Link Pemerintahan


Link Lainnya