HUMAN INTEREST Ikut Mewarnai Dunia Media Sosial

HUMAN INTEREST Ikut Mewarnai Dunia Media Sosial

Diposting pada 05 December 2019, 08:17 Oleh Prabowo Bayu Sasongko, S.Kom - PHL pada DISKOMINFO Kab. Tegal


Foto oleh Didit, Lokasi GOR Trisanja


Perkembangan media sosial sekarang ini tidak lepas dari foto. Foto bisa menjadikan opini seseorang terhadap suatu hal atau peristiwa. Media sosial seperti Facebook Instagram dan Twitter  seperti tidak lengkap adanya foto atau gambar. Karena foto bisa mewakili perasaan atau hal-hal yang sedang dan telah dilakukan oleh para pengguna medsos.


Salah satu genre fotografi yang menimbulkan rasa dan cerita Fotografi human interest (HI). Fotografi genre ini ( menurut Enche Tjin ) adalah potret dari kehidupan seseorang yang menggambarkan suasana/mood dan menimbulkan simpati dari orang yang melihatnya. Sedangkan menurut Herry Tjiang Fotografi Human Interest adalah foto yang mengambarkan suasana baik itu suka maupun duka dan dapat mewakili kehidupan sebenarnya tentunya hasil foto human interset yang baik adalah benar benar mengambarkan realitas sebenarnya tanpa setting


Human interest photography masih termasuk dalam bagian dari fotojurnalisme, yaitu menggambarkan kehidupan dan interaksi manusia dengan lingkungannya, yang tujuan utamanya untuk mengetuk hati orang-orang untuk bersimpati dan melakukan sesuatu untuk membantu subjek foto. Human Interes merupakan feature dalam journalism fotography Bagian ini menjadi sisipan dan tidak untuk berita utama. Kategori human interest banyak tentang kehidupan seseorang atau masyarakat biasa yang jarang dibahas.


Cakupan dari genre ini cukup luas tapi sering dikolaborasikan dengan kategori lain seperti Portrait photography, culture photography (budaya), street photography, travel photography, conceptual photography, dll.


Tema yang dibahas oleh HI lebih banyak tentang kehidupan sosial seseorang dan kebanyakan tentang kondisi ekonomi, kemiskinan, lingkungan yang buruk tapi beberapa ada yang mengangkat tentang keberhasilan seseorang, kelompok atau masyarakat tertentu.

Tips dalam memotret Human Interest


1.    Survey lokasi terlebih dahulu kenali lokasi dan orang orangnya
Membuat foto human interest yang bagus, dibutuhkan karakter yang kuat/menarik, ekspresi yang hidup dan cerita yang menyentuh


2.    Bawa perlengkapan seminim mungkin,
Refernsi gunakan lensa 50-300mm atau zoom 2470 untuk camera full frame maksimal 2 lensa, tetapi lensa menengah dan lebar juga bisa untuk human interest jika Anda memiliki hubungan yang baik dengan subjek foto.
Human interest biasanya dibuat dengan candid, yaitu orang yang dipotret tidak merasa difoto, tidak diarahkan oleh fotografer/penata gaya sehingga berkesan alami dan orisinil. Jika diarahkan dan setting lampu, special effect, atau olah digital/manipulasi secara berlebihan, jadinya hasil foto lebih cocok masuk dalam kategori portrait atau conceptual photography. Bisa juga menggunakan kamera compact atau kamera handphone sehingga objek yang difoto tidak merasa terintimidasi dengan jepretan yang kita buat.

3.    Perkirakan waktu yang tepat untuk memotet sehingga mendapatkan moment yang natural bukan dibuat buat
Momen dalam memotret sangat penting, menguasai pengaturan kamera merupakan keharusan, gunakan foto berturut-turut untuk menangkap momen yang setiap detiknya berubah dengan cepat.

4.    Kostum yang nyaman dan ringan, seringkali kita akan berhadapan dengan lokasi yang panas ataupun becek yang tidak membuat kita nyaman.

5.    Checking perlengkapan kartu memory, lensa, camera dan jangan lupa  Bawa flash, pastikan sudah terisi batrainya juga rain cover buat tas jika cuaca berubah sewaktu waktu


6.    Komposisi yang baik adalah yang menonjolkan ekspresi atau bahasa tubuh subjek foto dari lingkungan hidupnya.


TRIK


1.    Berkomunikasi dengan object yang akan difoto sehingga bisa sedikit menepis keraguan mereka untuk difoto, ajak bercanda atau obrolan ringan daripada hanya memotret dan terus memotret.

2.    Meminta izin terlebih dahulu untuk memotret , karena terkadang ada beberapa orang yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan kita yang menenteng kamera.

3.    Jangan memberikan uang kepada objek foto, lebih baik berikan makanan ataupun oleh oleh. Bila memang kita ingin memberikan sejumlah uang kepada objek foto sebaiknya dilakukan setelah selesai memotret sehingga mereka difoto tidak bermodalkan uang yang sudah diberi (mengajarkan kebiasaan baik).

4.    Meninggalkan kesan yang baik pada objek foto dan pastikan jika foto yang kamu ambil mendapatkan izin secara lisan ataupun tulisan


 “Jangan menjadi photographer yang hanya mengambil keuntungan dengan mengambil foto mereka tanpa keinginan atau ide untuk menceritakan ataupun memberikan sesuatu yang bisa membuat hidup mereka lebih baik.” Herry Tjiang.


Artinya kepuasan kita memposting hasil dari kita membuat karya fotografi janganlah untuk mengambil keuntungan dari hasil foto tersebut. Tapi pesan dan cerita yang terkandung dalam foto tersebut bisa dirasakan oleh orang yang melihat foto tersebut. Dan mungkin bisa membuat hidup orang yang melihatnya akan lebih baik.
Banyak netizen yang menyukai foto-foto bergenre human interest karena bisa menggugah rasa dibalik foto tersebut. Sengaja atau tidak terkadang hal tersebut sering membuat viral dunia maya.


Maka Bijaklah Bermedsos, Saring sebelum Sharing.


Referensi
1.    https://www.herrytjiang.com
Apa Itu Foto Human Interest

2.    http://www.infofotografi.com
by Enche Tjin
Apa Itu Foto Human Interest



Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati & Wakil Bupati Tegal
RLPPD Kabupaten Tegal 2019
Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2020


Penutupan dan Penganugerahan Festival Film Tegal 2019 (7 Desember 2019)

Link Pemerintahan


Link Lainnya